ORANG TUA ADALAH TELADAN BAGI ANAK-ANAKNYA
Setelah mengikuti kajian tentang pengasuhan anak, ternyata masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yg orang tua terapkan dalam pola pengasuhan anak, dan fatalnya ilmu turun temurun itu kita anggap sudah benar. Misalnya : "dulu waktu saya kecil ibu bapak saya baik selalu belikan aku mainan mahal, saya pun harus begitu biar anak saya senang".
Menurut bunda Elly Risman, "setiap pengasuhan orang tua, kelak akan meninggalkan kebiasaan dan kenangan buat Sang anak hingga ia dewasa".
Alhamdulillah jika memang itu merupakan kebiasaan-kebiasaan baik yg kita tanamkan pada mereka dan saat ia tumbuh besar akan membawa dampak yg baik juga untuk kehidupannya. Tapi bagaimana jika sedari kecil kita sudah berikan kebiasaan-kebiasaan buruk? Tentunya ini menjadi PR buat kita sebagai orang
Sedini mungkin mengajari konsep menabung pada anak
Sebagai orang tua kita harus bisa Mengajari anak untuk memahami, mana arti kebutuhan dan mana keinginan.
Jadi Saat mereka menginginkan sesuatu, kita lihat dulu apakah keinginannya itu sangat dibutuhkan atau karena hanya ingin punya juga setelah melihat teman-temanya memiliki sesuatu, padahal anak kita sebenarnya tidak membutuhkan itu saat ini.
Disinilah peran kita sebagai orang tua harus tegas, tegas disini bukan berarti kita galak dan marah-marah sama anak, tapi kita harus bisa meyakinkan pada anak apa yg dimintanya merupakan kebutuhan yg penting atau semata keinginan yg masih bisa ditunda.
Kalaupun memang itu hanya menjadi keinginan anak saja, kita coba beri masukan kalau memang kamu mau beli itu kamu harus menabung dulu, nanti setelah uangnya terkumpul baru bunda/ayah belikan untukmu.
Selain mengajari anak berhemat menabung juga bisa mengajari anak untuk bersifat sabarr dan berjuang dalam menginginkan sesuatu, karena hidup juga perlu perjuangan nak...😉
Jika kita menjadi orang tua yg selalu mewujudkan keinginan Sang anak, karena alasan kita sayang sama anak, atau anaknya keburu tantrum (menangis dan mengamuk) ditempat umum dan akhirnya kita sebagai orang tua menyerah karena malu dilihat orang, maka hal itu akan merusak fitrah/naluri baik si anak dan keberaniannya.
Kemudian suatu hari nanti anak akan belajar jika ingin sesuatu tinggal menangis , marah-marah, dan mengamuk saja sama orang tuanya karena dg begitu pasti akan dibelikan apa yg menjadi keinginannya, anak menjadi tidak sabaran dan egois.
Karena kesalahan kecil kita dalam mendidik mereka diwaktu kecil, menjadi dampak besar buat kehidupan mereka dimasa yg akan datang.Tentunya hal seperti ini kita bukan menjadi keinginan kita kan?
Saya yakin setiap orang tua pasti menginginkan yg terbaik untuk anak-anaknya. Mereka bukan hanya butuh barang, atau mainan yg bagus yg kita bisa belikan untuk mereka, tapi kehadiran dan kehangatan cinta kasih sayang orang tua, serta pendidikan yg baik untuk bekal hidupnya dimasa yg akan datang itu lebih utama bagi kehidupannya.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sebagai orang tua kita harus bisa Mengajari anak untuk memahami, mana arti kebutuhan dan mana keinginan.
Jadi Saat mereka menginginkan sesuatu, kita lihat dulu apakah keinginannya itu sangat dibutuhkan atau karena hanya ingin punya juga setelah melihat teman-temanya memiliki sesuatu, padahal anak kita sebenarnya tidak membutuhkan itu saat ini.
Disinilah peran kita sebagai orang tua harus tegas, tegas disini bukan berarti kita galak dan marah-marah sama anak, tapi kita harus bisa meyakinkan pada anak apa yg dimintanya merupakan kebutuhan yg penting atau semata keinginan yg masih bisa ditunda.
Kalaupun memang itu hanya menjadi keinginan anak saja, kita coba beri masukan kalau memang kamu mau beli itu kamu harus menabung dulu, nanti setelah uangnya terkumpul baru bunda/ayah belikan untukmu.
Selain mengajari anak berhemat menabung juga bisa mengajari anak untuk bersifat sabarr dan berjuang dalam menginginkan sesuatu, karena hidup juga perlu perjuangan nak...😉
Jika kita menjadi orang tua yg selalu mewujudkan keinginan Sang anak, karena alasan kita sayang sama anak, atau anaknya keburu tantrum (menangis dan mengamuk) ditempat umum dan akhirnya kita sebagai orang tua menyerah karena malu dilihat orang, maka hal itu akan merusak fitrah/naluri baik si anak dan keberaniannya.
Kemudian suatu hari nanti anak akan belajar jika ingin sesuatu tinggal menangis , marah-marah, dan mengamuk saja sama orang tuanya karena dg begitu pasti akan dibelikan apa yg menjadi keinginannya, anak menjadi tidak sabaran dan egois.
Karena kesalahan kecil kita dalam mendidik mereka diwaktu kecil, menjadi dampak besar buat kehidupan mereka dimasa yg akan datang.Tentunya hal seperti ini kita bukan menjadi keinginan kita kan?
Saya yakin setiap orang tua pasti menginginkan yg terbaik untuk anak-anaknya. Mereka bukan hanya butuh barang, atau mainan yg bagus yg kita bisa belikan untuk mereka, tapi kehadiran dan kehangatan cinta kasih sayang orang tua, serta pendidikan yg baik untuk bekal hidupnya dimasa yg akan datang itu lebih utama bagi kehidupannya.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Tidak ada komentar:
Posting Komentar